Makna, Arti, Esensi Sebuah Blog (Part 1)

Tak dapat dipungkiri dengan semakin berkembangnya dunia IT khususnya Internet saat ini sebagian besar manusia seakan dimanjakan dengan segala bentuk kemudahan-kemudahan yang ditawarkan dalam melakukan segala aktifitas-aktifitas sehari-hari mulai dari hal yang bersifat pribadi maupun yang bersifat umum. Proses transfer data maupun pencarian data yang begitu cepat adalah fasilitas yang benar-benar sanggup menyilaukan mata para pengguna Internet.

Email adalah sebuah awal  dari pencitraan pengguna internet sebagai identitas dalam berinteraksi di dunia maya dan disusul oleh Website sebagai sarana promosi produk oleh orang/perusahaan yang pada akhirnya dapat menciptakan peluang bagi para webmaster dalam menyediakan jasa pembuatan Website bagi konsumen yang tergiur dengan keberhasilan orang/perusahaan yang menggunakan media promosi dunia maya sebelumnya. Dengan memanfaatkan sifat manusia yang cenderung ingin tahu sesuatu hal yang baru didukung dengan fasilitas mesin pencari seperti Google, sejauh ini dunia Website terus mengalami perkembangan signifikan dengan ditandai makin maraknya Situs Jejaring Sosial (pertemanan) dunia maya yang hingga saat ini market leadernya masih dipegang oleh Facebook.com. Tak cuma itu saja, perbedaan karakter manusia satu dengan manusia lain dengan tingkat keahlian yang berbeda pula, juga berhasil membuat dunia Blog mengalami perkembangan yang serupa.

Blogger…!!! itulah istilah untuk komunitas yang menggeluti dunia Blog. Kaum Blogger seakan terus berlomba untuk berbagi artikel-artikel di dunia maya berdasarkan apa yang mereka ketahui, namun Apa sesungguhnya Makna, Arti, Esensi dari sebuah blog bagi pribadi seorang Blogger itu? Pertanyaan tersebut timbul beberapa tahun terakhir ini saat saya mengamati blog-blog yang pernah saya kunjungi saat mencari artikel yang saya butuhkan. Fenomena unik yang saya rasakan pada dunia Blog ada pada sisi “Isi” yang meliputi Blog dengan artikel si penulis itu sendiri, Blog dengan artikel penulisan ulang dengan bahasa sendiri sampai Copy Paste (Copas) dan sisi “Tujuan” yakni Blog yang bertujuan sebagai Pembelajaran, Eksistensi, dan Profit Oriented. Jika ribuan atau bahkan jutaan Blog yang ada di dunia maya diibaratkan sebagai “populasi” dan Blog yang pernah saya kunjungi diibaratkan sebagai “sampel” maka menurut hemat saya; Makna, Arti, Esensi dari sebuah Blog bagi pribadi para Blogger lebih condong ke sisi “Tujuan”nya :

Blog sebagai Implementasi dari hasil Pembelajaran seorang Blogger
Seperti yang telah saya tulis di atas, manusia cenderung mempunyai sifat ingin tahu sesuatu hal yang baru dan “Blog” adalah salah satunya dan pembuatan Blog adalah Implementasi dari hasil pembelajarannya. Masalah isi sepertinya kurang begitu penting mengingat tujuan awalnya adalah sebagai Pembelajaran namun tidak menutup kemungkinan bahwa Blogger golongan ini akan terus berkembang melihat sifat rasa ingin tahunya yang begitu besar.

Blog sebagai bukti Eksistensi seorang Blogger
Manusia juga cenderung memiliki sifat Udzub dan membanggakan diri atas keberhasilan kecilnya (diakui/tidak) yang selanjutnya akan menjurus pada sisi “kompetisi” dengan yang lain serta cenderung berusaha agar isi dari Blognya dibaca oleh orang lain. Sebagian besar Blogger bahkan rela menyisihkan sebagian uangnya hanya untuk membeli sebuah domain untuk Blognya sebagai perwujudan eksistensinya. Hal yang demikian ternyata ditangkap dengan baik oleh situs-situs penyedia Domain dan Hosting berbayar dan situs-situs penyedia “Nilai/Value” sebuah WebBlog semisal Google yang terkenal dengan PageRank-nya, Alexa dengan Statistik Pengunjungnya. Tingkat popularitas artikel yang diposting adalah harga mutlak bagi Blogger golongan ini yang akan terus dikompetisikan pada mesin pencari agar jumlah pengunjung semakin hari semakin meningkat dan dengan hal tersebut mungkin ia merasa bahwa eksistensinya telah diakui di dunia maya.

Blog sebagai Lahan yang menghasilkan Keuntungan (Profit Oriented)
Pemasaran produk berupa “barang” atau “jasa” dinilai sebagai sesuatu tindakan yang wajar oleh Blogger golongan ini karena segala sesuatu yang telah ia kerjakan itu memang harus ada hasilnya (profit) dengan cara menulis artikel promosi produk berupa “barang” untuk ditawarkan kepada calon konsumen di dunia maya dengan menyertakan informasi cara pembeliannya. Bagi mereka yang tidak mempunyai produk berupa “barang”, mereka juga dapat menjual produk berupa “jasa” semisal membuat halaman khusus bagi pengiklan produk berupa “barang” dengan catatan eksistensinya di dunia maya sudah diakui dengan dibuktikan dengan “Nilai/Value” Blog nya di dunia maya sebagai salah satu Strenghnya dalam menarik para pengiklan. Melihat fenomena tersebut muncullah sejumlah situs-situs penghubung (mediator) antara Pengiklan dan Pemasang Iklan seperti Google Adsense, Adsense Camp, Kumpul Blogger, dan sebagainya yang semakin mempermudah komunitas Blogger dalam menghasilkan Profit.

Andri Cahyono, 2010

Tags: , , , , , ,

About Andri Cahyono

Kesadaran adalah Matahari... Kesabaran adalah Bumi... Keberanian menjadi Cakrawala... dan PERJUANGAN adalah Pelaksanaan Kata-kata...

ARTIKEL TERKAIT.....
  • » ??? Kuning-kuning itu Pisang apa Tai...???
  • » Sebuah Motivasi yang Berawal dari Penyakit Hati (Part 4)
  • » Sebuah Motivasi yang Berawal dari Penyakit Hati (Part 3)
  • » Sebuah Motivasi yang Berawal dari Penyakit Hati (Part 2)
  • » Sebuah Motivasi yang Berawal dari Penyakit Hati (Part 1)
  • » Kue Tart dari Sterofom
  • » Adobe Photoshop CS5 (From Zero to Hero)
  • » Tutorial Memotret Makro (Reverse Lens) Nikon
  • » Pengertian Desain Grafis
  • » Tips dan Triks Memilih Kamera Digital
  • » Awal Perjalanan si Fulan Keturunan Adam
  • » Makna, Arti, Esensi Sebuah Blog (Part 4)
  • » Makna, Arti, Esensi Sebuah Blog (Part 3)
  • » Makna, Arti, Esensi Sebuah Blog (Part 2)
  • » Benarkah AKU ini hanya sebuah Boneka Kehidupan

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *
    *


    *